Titra

Blog Titra

Sosok Karakter Wanita “Terkuat” di Franchise Final Fantasy

Sosok Karakter Wanita “Terkuat” di Franchise Final Fantasy

Selamat hari Kartini, wanita Indonesia. Terlepas dari kata “emansipasi” yang kini mulai berubah menjadi jargon belaka yang muncul setahun sekali tanpa disadari pengaruhnya terhadap kehidupan perempuan di Indonesia, kata ini tetap menjadi hari yang cukup istimewa. Banyaknya makna akhirnya diakhiri dengan hari kebaya dan berbagai perlombaan aktivitas perempuan, yang sayangnya pada saat penulisan artikel ini, bahkan tidak dapat lagi berlangsung karena tuntutan karantina yang tak terhindarkan. Menurut http://198.187.29.71 inti dari pembebasan adalah memperjuangkan hak-hak perempuan, khususnya di Indonesia, untuk memperjuangkan dan menentukan nasib dan masa depan mereka sendiri. Bahwa hidup mereka tidak bisa dikendalikan oleh laki-laki, yang harus diakui, tidak akan pernah mengerti bagaimana perempuan hidup.

Hal yang menarik ketika berbicara tentang rilis yang diperjuangkan Kartini adalah menonton video game dengan kacamata yang sama, terutama untuk game JRPG yang tersedia di pasaran. Sebenarnya ada beberapa video game yang masih menempatkan karakter wanita sebagai bagian paling lemah yang perlu diselamatkan (gadis yang bermasalah), namun tidak sedikit yang malah menjadi protagonis utama mereka yang sangat kuat. Dari semua game JRPG, ada satu franchise yang setidaknya cukup konsisten untuk menggambarkan karakter wanita yang “kuat” dalam video game. Alih-alih menjadi pihak untuk diselamatkan, karakter ini memainkan peran aktif, memiliki misi dan fungsi sendiri, memainkan peran yang setara dengan pria, dan akhirnya menjadi bagian terbaik dari serial yang mereka ikuti. Benar, kita sedang membicarakan Final Fantasy.

Dengan sekitar 15 seri besar yang kini hadir dalam berbagai generasi, beberapa sekuel dan seri remaster, dan tentunya seri Remake yang baru dibuat, tentu menarik untuk menggunakan zaman Kartini sebagai cermin untuk melihat bagaimana potret karakter wanita muncul. telah muncul. di Final Fantasy. Bagian terbaik? Sejumlah besar serial Final Fantasy menampilkan mereka sebagai karakter yang menonjol dengan konflik, resolusi, dan karakter kompleks yang tidak hanya memikirkan stereotip karakter wanita untuk diakui, tetapi juga menjadi usang. “Terkuat” dalam gelar yang kami pilih di atas jelas tidak terbatas pada kekuatan fisik.

Nah, dari sekian karakter wanita yang pernah muncul di Final Fantasy, karakter wanita manakah yang menurut kami pantas untuk diklasifikasikan sebagai yang terkuat dari yang terkuat? Kekuatan tidak hanya sebatas kemampuan fisik. Menghadapi trauma masa lalu, mengatasinya dan berkembang menjadi individu yang lebih waspada, rela dan tak kenal takut untuk melawan situasi yang tidak kalah seriusnya adalah salah satu kekuatan yang membuat Rydia dari Final Fantasy IV layak berada di daftar ini. Muncul sebagai kepompong yang tumbuh menjadi kupu-kupu yang cantik dan dapat diandalkan, Rydia juga berjuang untuk menemukan kekuatan dalam dirinya.

Jika kita berbicara tentang penampilan fisik yang penuh dengan prasangka, kita tidak akan ragu untuk menempatkan Quistis pada posisi tertinggi dibandingkan dengan karakter wanita di Final Fantasy. Daya tarik visualnya memang tinggi, namun satu hal menarik yang ia tawarkan juga tidak lagi berperan dalam cerita ini. Kita berbicara tentang karakter wanita yang dengan kemampuan otaknya berhasil membimbing tim khusus di usia muda. Posisi mengajar ini membuatnya menjadi sosok yang lebih “dewasa” dibanding karakter lain saat berhubungan dengan seseorang yang selalu bisa Anda percaya. Posisi emansipatoris ini menjadi lebih kuat karena dia melihatnya dengan percaya diri berusaha mengirimkan sinyal simpati kepada Squall melalui pilihan ekspresi dan momen yang dia coba gabungkan sebaik mungkin. Sayangnya, tindakan ini disambut hangat seperti berbicara dengan batu besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *