Titra

Blog Titra

Di Blacklist BI Checking? Inidia Cara Melihat dan Solusinya

Di Blacklist BI Checking? Inidia Cara Melihat dan Solusinya

Daftar hitam oleh BI Checking dapat mencegah Anda mengajukan kredit di bank. Simak cara cek nama online dan solusinya jika mendapatkan daftar hitam checklist BI berikut ini.

BI Checking adalah istilah populer yang diambil dari sejarah pinjaman kredit seseorang di semua bank dan pemberi pinjaman lainnya, yang disimpan oleh Bank Indonesia dalam database Sistem Informasi Debitur (SID). Padahal, saat bank melakukan pemeriksaan BI, bank akan memasukkan SID untuk mengumpulkan informasi individu debitur (UID) yang memuat riwayat kredit lengkap orang tersebut.

Untuk menilai kualitas debitur dalam sejarah pembayaran kredit diberikan skor dengan skala 1 sd 5. Dimana skor 1 adalah yang terbaik dan tidak pernah ada tunggakan pembayaran kredit atau sering disebut dengan kualitas kredit baik / lancar . Sedangkan skor 2 atau sering disebut dengan Kredit Dalam Perhatian Khusus (DPK) diberikan kepada debitur yang telah menunggak selama 60 hari. Skor 3 diindikasikan sebagai kredit tidak lancar dengan indikator hingga 120 hari jatuh tempo. Debitur yang wanprestasi hingga 180 hari diberi skor 4 (kredit macet) dan skor akhir 5 (kredit macet) kepada debitur yang wanprestasi lebih dari 180 hari dan tidak mampu membayar.

Jika mendapatkan skor 5 pasti akan mendapatkan blacklist dari Cek BI, sehingga sangat sulit mendapatkan kredit. Begitu pula dengan skor 4 dan 3, meski belum tentu masuk dalam checklist BI, permintaan Anda juga akan dipertanyakan oleh bank dan lembaga keuangan di Indonesia.

Bahkan saat mengajukan kredit, bank akan tetap menjalankan proses Pemeriksaan BI. Kami merekomendasikan memeriksa BI Checking untuk mengetahui apakah Anda masuk daftar hitam atau tidak. Dengan cara ini Anda akan mengetahui apakah proses kredit Anda akan bermasalah atau tidak saat Anda mengirimkannya nanti. Untuk melakukan ini, lakukan langkah-langkah berikut untuk memeriksa Kontrol BI online.

  1. Buka situs resmi Bank Indonesia
  2. Arahkan kursor mouse Anda ke atas menu “Moneter”, jangan klik (arahkan saja).
  3. Setelah halaman ditampilkan saat Anda mengarahkan kursor ke kursor mouse, klik “Permintaan IDI Historis”.
  4. Lihat di bagian bawah dan klik formulir.
  5. Halaman yang berisi formulir data pribadi akan muncul. Pastikan Anda memasukkan data dengan lengkap dan benar agar proses pemeriksaan dapat dilakukan dengan cepat dan mudah.
  6. Setelah detailnya benar dan semuanya terisi, klik tombol “kirim formulir”. Setelah itu tunggu hasilnya sekitar 4-7 hari kerja untuk menerima data melalui email.

Bagaimana menghapus nama Anda di BI Periksa daftar hitam

Buat kamu yang sudah blacklist oleh BI Checking, pasti kesulitan mendapatkan kredit dari bank atau lender lagi. Bahkan, nama Anda otomatis akan hilang dalam daftar hitam kendali BI setelah 24 bulan mendaftarkan nama Anda. Namun, di bawah ini Anda akan menemukan tip tentang cara keluar dari daftar hitam dengan lebih cepat.

1. Lunasi tunggakan cicilan anda

Tidak mungkin meninggalkan Daftar Cek BI jika ada tunggakan cicilan. oleh karena itu, pastikan Anda melunasi cicilan kredit terutang Anda.

2. Konfirmasi pelunasan di Kantor Bank Indonesia

Setelah Anda melunasi tunggakan kredit Anda, bawalah bukti pembayaran beserta surat riwayat UID terbaru Anda ke kantor Bank BI terdekat (cara mendapatkan UID dijelaskan di artikel ini di bagian: Cara cek cek BI Anda secara online)

3. Proses Berjalan

Pengajuan verifikasi akan diproses dan Anda akan dikeluarkan dari daftar hitam Pemeriksaan BI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *