Titra

Blog Titra

3 Pair Mata Uang Yang Wajib Kamu Hindari

3 Pair Mata Uang Yang Wajib Kamu Hindari

Forex merupakan pasar perdagangan mata uang yang sekarang terkenal di dunia investasi. Banyak orang telah memasuki dunia forex untuk mencoba peruntungan di dunia trading. Cara kerja trading forex adalah membeli dan menjual mata uang berdasarkan pengamatan pasar. Oleh karena itu, salah satu cara agar trader sukses adalah dengan mengetahui terlebih dahulu nilai mata uang yang akan dibeli atau dijual.

Di forex, ada beberapa mata uang favorit dan seringkali aktif beredar dalam jumlah besar setiap hari. Mata uang seperti ini memiliki nilai yang kuat. Biasanya mata uang seperti ini adalah mata uang negara maju yang terlibat aktif dalam perbankan internasional dan perdagangan dunia. Beberapa adalah USD (dolar AS), EUR (euro Eropa), JPY (yen Jepang), GBP (pound Inggris), CHF (franc Swiss), NZD (dolar Selandia Baru), AUD (dolar Australia) dan CAD (dolar Kanada) ).

Pasangan mata uang di forex

Semua mata uang di forex harus diperdagangkan berpasangan yang dipilih berdasarkan likuiditasnya. Ini karena setiap transaksi forex yang dilakukan secara bersamaan juga menjual mata uang yang mendasarinya dan membeli mata uang kutipan. Misalnya dalam pasangan mata uang EUR / USD – 1,2274. Mata uang dasar adalah mata uang di sebelah kiri (EUR) dan mata uang lawannya adalah mata uang di sebelah kanan (USD)

Saat Anda berdagang, Anda akan mengetahui berapa banyak kutipan mata uang yang perlu Anda beli untuk mendapatkan 1 mata uang dasar dari nilai tukar yang tersedia. Oleh karena itu, Anda harus membayar 1,2274 USD untuk mendapatkan 1 EUR. Ini disebut membeli mata uang yang mendasari dan menjual mata uang yang dikutip pada saat yang bersamaan. Seorang pedagang akan membeli pasangan mata uang jika ia mengharapkan mata uang yang mendasarinya menguat (meningkat) terhadap mata uang lawan. Sebaliknya, pedagang akan memilih untuk menjual pasangan mata uang ketika dia memiliki perkiraan bahwa mata uang yang mendasarinya akan melemah (menurun) terhadap mata uang lawan.

Terdapat 18 pasangan mata uang yang diperdagangkan di pasar forex berdasarkan nilai likuiditasnya yaitu USD / CAD, EUR / USD, USD / CHF, GBP / USD, NZD / USD, AUD / USD, USD / JPY, EUR / CAD, EUR / AUD, EUR / JYO, EUR / CHF, EUR / GBP, AUD / CAD, GBP / CHF, GBP / JYP, CHF / JYP, AUD / JYP dan AUD / NZD.

Mata uang terburuk di forex
Dalam forex, selain pasangan mata uang, juga memiliki kisaran mata uang terburuk yang sebagian besar dihindari dalam perdagangan. Beberapa dari mereka adalah:

Bolivar Venezuela – Mata uang Venezuela adalah Bolivar. Nilai tukar Bolivar sangat rendah terhadap dolar AS. Pada suatu waktu, harga 1 Bolivar kurang dari 1 sen dolar. Pada saat itu, bahkan $ 1 dapat membeli 5 galon gas di Venezuela. Hal ini disebabkan kekacauan dan kekacauan pemerintahan yang mengakibatkan turunnya harga minyak, minimnya jalan luar negeri dan turunnya nilai tukar. Orang sendiri merasa sangat sulit untuk mencocokkan uang dengan pendapatan.

Peso Argentina – Mata uang yang terdepresiasi lebih lanjut adalah peso Argentina. Ini diikuti oleh keputusan yang dibuat oleh presiden Argentina Mauricio Macri, yang memutuskan untuk melepaskan kendali atas mata uang dan float. Ini menghasilkan penurunan berat badan 30% dan kehilangan kendali. Faktor lain yang memicu depresiasi Peso juga merupakan investasi oleh Bank Sentral Argentina dengan tujuan pelemahan mata uang.

Pound Mesir – Mesir merupakan negara yang memiliki sumber daya alam berupa minyak mentah yang sangat boros. Namun siapa sangka di sektor investasi, nilai tukar mata uang semakin menurun. Ini mengikuti jatuhnya nilai Naira Nigeria yang terjadi pada Juni 2015. Tidak ada penjelasan pasti mengapa pound Mesir melemah, namun saat ini mata uang tersebut dihindari dalam perdagangan valas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *