Kita Harus Berterima Kasih kepada Water Break

Istilah water break sekarang ditemukan di Indonesia melalui Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman. Tetapi bukan karena suhu tinggi di Indonesia, tetapi karena dua turnamen di atas tidak di bawah wewenang FIFA. Dilansir dari bola288 water break dalam pertandingan sepak bola tentu memiliki persyaratannya sendiri. Menurut standar FIFA, penggunaan water break di setiap kompetisi tidak hanya untuk memikirkan suhu udara, tetapi juga apa yang mereka sebut Wet Bulb Globe Temperature (WBGT), dan water break atau cooling break sangat direkomendasikan untuk kompetisi dengan WBGT di atas 32 derajat Celcius.

Tapi seperti yang kita tahu, Indonesia (atau lebih tepatnya PSSI) disetujui oleh FIFA, jadi tidak ada kompetisi domestik yang diakui oleh organisasi sepakbola tertinggi di dunia. Sebagai akibatnya, Mahaka Sports and Entertainment datang sebagai penyelamat untuk menghibur komunitas sepakbola Indonesia dengan memegang Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman ketika liga Indonesia hilang. Karena tidak di bawah otoritas FIFA, Mahaka juga bebas dalam hal aturan, dan tentu saja legal untuk membuat aturan sendiri. Salah satu aturannya adalah water break setiap 30 dan 75 menit.

Namun, jika melihat pada peraturan FIFA, peraturan ini sebenarnya tak dibenarkan pada Piala Presiden atau Piala Sudirman. Ini karena Bali memiliki suhu rata-rata 29,8 ° C, Bandung (Soreang) 23,5 ° C, Makassar 26,2 ° C, Malang 24,5 ° C dan Sidoarjo 27 ° C, semuanya di bawah 32 derajat Celcius. Kelima kota tersebut adalah kota-kota yang menyelenggarakan fase-fase Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman. Jadi apa motivasi terbesar untuk mengadakan water break di Piala Presiden dan Piala Sudirman? Jawabannya bisa komersial, di mana selama istirahat kami, sebagai penjaga layar, menerima iklan dengan tujuan mempromosikan produk yang mensponsori kejuaraan.

Secara umum, penyakit akibat terlalu panas akan terjadi ketika tubuh kita menghasilkan lebih banyak panas. Tubuh kita sendiri, tepatnya otot, menghasilkan panas saat aktif secara fisik. Risiko penyakit panas adalah kram panas dan ini tidak hanya dipengaruhi oleh suhu tetapi juga oleh kelembaban. Ketika udara menjadi lebih lembab, kondisi untuk mendinginkan tubuh menjadi semakin langka karena berkeringat. Selain itu, radiasi angin dan matahari juga mempengaruhi suhu tubuh kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *